Bisnis Jualan Ayam Potong

Bisnis jualan ayam potong ternyata tidak bisa dianggap sepele. Karena, bisnis yang satu ini justru sedang naik daun meskipun saat ini dunia sedang mengalami perekonomian yang kurang stabil. Tetapi, berbisnis yang berkaitan dengan makanan utama memang sangat menguntungkan. Khususnya, di Indonesia yang merupakan salah satu pecinta ayam. Tidak heran, banyak kan restoran yang menyediakan ayam goreng, ayam bakar, ayam ungkep dan yang lainnya.

Berjualan ayam potong memang dibutuhkan seseorang yang pekerja keras. Apalagi, jika melakukan semuanya secara mandiri mulai dari memotong, mencabti bulu sampai dengan proses menjualnya. Tetapi, dibalik itu semua ternyata bisnis jualan ayam potong jelas sangatlah menguntungkan. Ingin tahu secara lengkap? Baca terus artikel ini ya.

Keuntungan Bisnis Jualan Ayam Potong

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari melakukan bisnis jualan ayam potong. Berikut ini beberapa keuntungannya:

Bisa Dikerjakan Dirumah

Jika anda membutuhkan bisnis yang bisa dikerjakan dirumah, maka usaha ayam potong ini bisa menjadi pilihannya. Karena, untuk mengerjakannya tidak perlu repot-repot. Cukup dengan melakukannya dirumah saja. Pastinya, anda memiliki penjual ayam potong yang melakukannya dirumah.


Hal ini sangat wajar untuk dilakukan, mengingat penjualan ayam potong berbeda dengan hewan seperti sapi. Ayam potong tidak membutuhkan tempat yang luas untuk memotong dan membersihkannya. Jadi, tidak ada salahnya untuk melakukannya hanya dari rumah saja. Mudah bukan?

Keuntungan Cukup Banyak

Siapa yang tidak menginginkan untuk mendapatkan keuntungan? Pastinya semua orang menginginkan hal yang satu ini. Berkaitan dengan keuntungan, bisnis jualan ayam ini jelas sangat menguntungkan. Besaran keuntungan yang bisa didapatkan disesuaikan dengan harga pasaran.

Untuk satu kilogram ayam potong negeri saat ini berada di Rp. 32.000. Sedangkan, untuk ayam kampung harganya bisa lebih mahal. Harga tersebut jelas bisa berbeda-beda pada tiap wilayah, jadi jangan disamaratakan ya. Tips untuk bisa mendapatkan keuntungan yang melimpah, jual produk berkualitas dan dapatkan pelanggan yang mengerti kualitas tersebut.

Pasti Laku

Semangat! Usaha yang satu ini sudah pasti jelas lakunya. Apalagi, jika anda melakukan jualannya dengan strategi yang tepat. Seperti menyediakan ruko untuk berdagang, menawarkan kebanyak orang dan memiliki harga yang bersaing. Siapa sih yang tidak membutuhkan makanan yang satu ini?

Semuanya pasti sangat membutuhkan kan, bukankah begitu? Jadi, tidak perlu ragu jika usaha bisnis ayam potong tidak laku. Dapat dipastikan, jika usaha yang satu ini akan tetap laku sampai kapanpun. Jika tidak laku sekalipun, pasti ada sebab entah itu karena harganya terlalu mahal atau terdapat saingan di sekitar anda.

Bisa dijual Dalam Beberapa Cara

Ini dia menariknya berbisnis jualan ayam potong, ada banyak cara untuk menjualnya. Bisa dalam bentuk matang, non matang sampai dengan frozen food. Terlebih, di era sekarang ini kita diberikan kemudahan informasi untuk mengakses lebih mudah an cepat mengenai makanan yang ada di belahan dunia.

Untuk itu, akan sangat menjadi keuntungan jika anda bisa lebih berinovasi dalam melakukan penjualannya. Contoh simpel saja, dalam 1 ekor ayam maka bisa dijual dalam beberapa versi. Ada daging, kepala ayam, ceker, ati, usus dan brutu. Nah, ini dalam 1 ekor ayam saja ya, jika anda setiap harinya memotong beberapa ayam maka akan bisa dijual dalam bentuk potongan tersebut.

Tahan Lama

Keuntungan dari berjualan potong ayam yaitu tahan lama, jadi tidak harus laku dalam 1 hari langsung. Melainkan, masih bisa bertahan pada hari berikutnya. Namun, anda tentu harus tah bagaimana menyimpan ayam tersebut agar bisa tahan lama. Tidak dibiarkan begitu saja untuk penggunaanya.

Jadi, dengan begitu anda tidak akan mengalami kerugian. Atau, bisa dibilang meminimalisir terjadinya kerugian akibat ketidaktauan. Sebagai seorang pedagang, ilmu juga penting disamping keterampilan. Jadi, tetap belajar dari pedagang yang lainnya perhal bagaimana bisa menjaga kualitas ayam potong agar tidak cepat berbusuk.

Kekurangan Bisnis Jualan Ayam Potong

Ternyata, ada juga beberapa kekurangan jika anda menjalankan bisnis yang satu ini. Ini dia beberapa kekurangannya:

Membutuhkan Tenaga Extra

Berbicara mengenai kekurangan, setiap usaha pasti terdapat kekurangannya. Kekura gan dari bisnis jualan ayam ini yaitu membutuhkan tenaga yang extra. Bagaimana tidak, pagi-pagi anda sudah harus melakuakn pemotongan ayam agar segar dan fresh. Kemudian, dilanjutkan dengan pencabutan bulu-bulunya. Setelah itu, membersihkannya menjadi beberapa bagian dan mengeluarkan kotoran yang ada didalamnya.

Oh ya, itu hanya proses untuk satu ekor ayam saja padahal setiap harinya bisa jadi ada berpuluh-puluh ayam yang akan dipotong dan diproses. Tidak heran, jika membutuhkan tenaga yang extra untuk melakukan hal tersebut. Terkadang, banyak dari para pemilik toko yang menggunakan pekerja untuk membantu menjalankan usaha ini.

Proses Harus Benar

Satu hal yang harus dipahami dan mungkin bisa menjadi kekurangannya juga yaitu prosesnya harus dilakukan dengan benar. Tidak boleh proses dilakukan dengan salah, karena jika salah dalam melakukannya tentu akan berpengaruh pada hasil dari daging yang nantinya akan dijual tersebut. Tentunya, anda inign sekali memberikan kualitasyang terbaik uuntuk para pembeli kan?

Jadi, sebelum memulai usaha ini sangat disarankan untuk anda mempelajari terlebih dahulu bagaimana proses yang benar. Jangan sembarangan dalam menjalankan usaha, jika perlu anda mengunjungi tempat terdekat dan sampaikan bahwa anda ingin belajar. Jika pemilik tempat tersebut baik, maka sangat beruntung anda bisa belajar di tempat tersebut dan tidak dianggap sebagai saingan dalam memulai usaha. Nomor satu, belajar agar prosesnya tidak salah!

Harga Menyesuaikan Pasar

Hukum alam berlaku, jika anda menjual dengan harga yang mahal maka tidak akan laku. Mengapa demikian? Karena ayam potong merupakan usaha yang sudah banyak dilakukan oleh orang-orang. Sehingga, dengan demikian akan sangat membuat harga yang ada mengikuti pasaran.

Lain halnya jika anda menjual dengan harga yang murah, maka kemungkinan besar anda akan mendapatkan banyak pembeli. Tetapi ingat! Jika anda bermain dengan harga tidak boleh sembarangan. Contoh saja, jika harga pasaran ayam Rp. 32.000 dan anda menjual Rp. 29.000 ini sudah sangat merusak harga.

Kemungkinan besar, orang lain memang akan banyak yang mengunjungi anda untuk membeli ayam potong. Tetapi, saat nantinya harga di pasaran menjadi Rp. 35.000 apakah anda akan menaikan harganya? Jika ya, kemungkinan besar orang belum tentu membeli di toko anda kembali. Orang cenderung ingin membeli di satu tempat dengan harga yang sama. Untuk itu, alangkah baiknya agar tetap mengikuti harga pasar jika bisa dinaikan bukan dimurahkan.

Nah, itu dia ulasan mengenai bisnis jualan ayam potong yang bisa anda coba. Setelah membaca artikel ini, apakah anda tertarik ingin memulai usaha yang satu ini? Jika ya, maka segera jalankan jangan tunggu orang lain memulainya. Mulai sekarang juga, karena anda akan mendapatkan pengalaman berharga serta cuan yang maksimal. Salam cuan maksimal!

Leave a Comment