Kelemahan Bisnis Frozen Food

Kelemahan bisnis frozen food tentu harus dipahami terlebih dahulu. Dalam menjalankan bisnis, memang harus memperhatikan beberapa hal. Bukan hanya berbicara mengenai keuntungan saja, melainkan juga kelemahan dan kerugian. Jangan sampai, karena anda terlena dengan keuntungan dan lupa akan kekurangannya. Padahal, dengan memahami kekurangannya maka memberikan opsi apakah anda nantinya akan mengambil bisnis tersebut.

Kelemahan Bisnis Frozen Food

Tidak dapat dipungkiri jika semua orang selalu menginginkan hasil yang memuaskan dalam menjalankan usaha. Begitu juga dengan anda yang tentunya selalu menginginkan hasil yang memuaskan, bukan begitu? Bisnis frozen food saat ini menjadi salah satu sumber keuntungan yang cukup banyak. Tetapi siapa sangka, dibalik banyaknya kelebihannya ada juga kelemahan bisnis frozen food. Yuk, pahami lebih jelas ada pada artikel ini.

Beberapa Kelemahan Bisnis Frozen Food

Terdapat beberapa kelemahan saat menjalankan bisnis yang satu ini, berikut ini beberapa kelemahannya antara lain:

Waktu Kadaluarsa

Baik, kelemahan yang pertama dari bisnis ini yaitu mengenai waktu kadaluarsanya. Kita semua tahu, bahwa makanan yang di simpan dalam freezer ini tidak bisa tahan secara lama. Biasanya, makanan ini digunakan oleh semua orang untuk camilan atau lauk pauk secara instan. Memang sangat mduah, ganya tinggal digoreng saja sudah bisa langsung makan dan siap untuk dinikmati. Ini juga menjadi permasalahan bagi para penjual.

Bagaimana dengan frozen food yang tidak laku, apakah akan dibuang begitu saja? Sangat kepikiran rasanya jika harus dibuang dengan begitu saja. Terlebih untuk modal yang diambil juga cukup mahal harganya, terkadang tidak sesuai dengan apa yang didapatkan. Untuk itu, pikirkan terlebih dahulu mengenai hal ini sebelum anda memulainya.

Freezer Selalu ON

Jika anda termasuk orang yang mungkin irit dengan listrik, bisa jadi usaha ini kurang cocok. Mengapa demikian? Karena usaha ini membutuhkan listrik dalam menjalankan freezer. Frozen food disimpan dalam freezer untuk bisa tahan lama sampai pembeli mengambilnya. Inilah yang mungkin menjadi permasalahan bagi banyak orang, karena daya listrik yang dihasilkan juga tidak sedikit. Beberapa orang yang baru memulai usaha ini tentu akan merasakan perbedaan pembayaran listriknya.

Mungkin yang biasanya hanya membayar Rp. 100 Ribu perbulan, setelah menjalankan usaha ini bisa menjadi Rp. 300 Ribu perbulannya. Sangat wajar mengenai hal ini,terutama jika anda memiliki lebih dari 1 Freezer. Masa iya anda melakukan penjualan hanya bermodalkan satu freezer saja? Untuk itu, anda bisa nih memikirkannya terlebih dahulu sebelum memulai usaha yang satu ini ya.

Harus Rutin Pemasaran

Sudah seharusnya sebagai penjual makanan memang harus rutin melakukan pemasaran. Sebenarnya, semua penjual juga pasti harus rutin melakukan pemasaran ya. Sayangnya, pemasaran yang satu ini memang cukup menegangkan. Karena makanan yang dijual memiliki kadaluarsa secara cepat, sehingga harus rutin melakukan pemasaran agar laku dan bisa dikonsumsi.

Untuk anda yang sampai saat ini masih sering mengeluh saat melakukan pemasaran, mungkin saja usaha ini kurang cocok. Karena usaha ini cocok kepada orang yang rutin melakukan pemasaran. Tujuannya tentu selain mendapatkan keuntungan, barang yang tersedia juga laku dan bisa dikonsumsi secara baik. Hal-hal seperti ini harus diperhatikan secara baik dan benar ya. Kecocokan merupakan kunci dalam menjalankan usaha!

Tidak Tahu Kapan Akan Terjual

Sedih memang rasanya, disaat sedang berjualan tapi tidak tahu kapan akan terjual. Ya memang, bahwa rejeki sudah diatur dan tidak akan salah tempatnya. Tetapi maksudnya disini yaitu frozen food tidak memiliki momen-momen tertentu. Inilah yang mungkin menjadikan usaha ini masih kurang dikenal oleh banyak orang. Frozen food lebih identik dengan makanan cepat saji saja, yang dibutuhkan oleh orang-orang berumah tangga.

Momen seperti ini jelas menjadi salah satu yang kurang baik untuk bisa dijalankan. Apalagi jiuka nada hanya mengandalkan satu pekerjaan ini. Tetapi, jangan berkecil hati! Kembali lagi, jika anda merupakan orang yang senang melakukan pemasaran maka ini bisa menjadi kunci dari penjualan yang mungkin bisa anda atasi. Tertantang? Silahkan mencobanya!

Harga Mempengaruhi Penjualan

Siapa bilang bahwa harga tidak memiliki pengaruh? Justru sebaliknya, bahwa harga bisa menajdi hal yang harus anda perhatikan. Dalam melakuakan sistem jual beli, seorang pembeli harus menentukan harga yang disepakati oleh keduanya. Tidak dapat dipungkiri, jika beberapa merk frozen food menawarkan harga yang lebih mahal namun tentunya ada kualitasnya dibelakangnya.

Yang tidak disadari oleh orang-orang saat ini yaitu mereka membeli dengan harga murah namun kualitasnya pas-pasan. Ini yang mungkin bisa mempengaruhi penjualan, karena beberapa merek ternama justru mereka rutin supply kepada pelanggan beda halnya dengan yang murah. Tetapi, jika anda bijak dan bisa tahu celah maka akan memahami memecahkan permasalahan ini dengan baik.

Itulah pembahasan mengenai kelemahan bisnis frozen food yang sebaiknya anda pahami terlebih dahulu sebelum memulai usaha ini. Dalam menjalankan usaha memang selalu ada naik dan turunnya omset. Tetapi itu wajar, jadikan hal tersebut sebagai kekuatan untuk bisa menjalankan usaha yang lebih baik lagi. Siap untuk memulai usaha ini? Jika anda memiliki pertanyaan, silahkan sampaikan langsung pada kolom komentar!

Leave a Comment